Prasasti proyeksikan ekonomi RI tumbuh capai 5,3 persen di 2026

2 days ago 4
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta (ANTARA) - Prasasti Center for Policy Studies (Prasasti) memproyeksikan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia akan mencapai kisaran 5,0-5,3 persen pada 2026.

Research Director Prasasti Gundy Cahyadi dalam Prasasti Economic Forum 2026 "Navigating Indonesia's Next Chapter" di Jakarta, Kamis, mengatakan proyeksi itu ditopang oleh sejumlah faktor utama.

Faktor utama itu, pertama, konsumsi domestik yang diperkirakan menunjukkan perbaikan seiring stabilisasi kepercayaan konsumen, meskipun ruang akselerasinya masih terbatas.

Kedua, kualitas dan efektivitas eksekusi fiskal akan menjadi faktor kunci, terutama di tengah ruang penerimaan negara yang relatif sempit, serta ketiga, dinamika nilai tukar rupiah perlu dicermati secara hati-hati.

“Pelemahan rupiah di satu sisi dapat memberikan dorongan terhadap kinerja ekspor, namun pada saat yang sama berpotensi menahan laju investasi, khususnya pada sektor-sektor yang bergantung pada impor barang modal,” ujar Gundy.

Prasasti menekankan pentingnya penguatan investasi sebagai mesin pertumbuhan jangka menengah dan panjang, disertai percepatan transformasi struktural untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas ekonomi nasional.

Dalam kesempatan ini, Board of Advisors Prasasti Burhanuddin Abdullah menegaskan bahwa perekonomian Indonesia saat ini menghadapi tantangan yang tidak semata bersifat siklis, melainkan struktural.

Ia mengapresiasi fakta bahwa selama lebih dari satu dekade, Indonesia mampu menjaga pertumbuhan ekonomi di kisaran 5 persen secara konsisten.

Namun demikian, menurutnya, capaian itu sekaligus mencerminkan keterbatasan kemampuan ekonomi nasional untuk berakselerasi ke tingkat yang lebih tinggi.

“Ekonomi Indonesia menunjukkan gejala inersia, yaitu kecenderungan untuk bertahan pada pola lama. Kita berhasil menjaga stabilitas, tetapi belum cukup kuat mendorong lompatan produktivitas. Tantangan kita bukan kurangnya pertumbuhan, melainkan bagaimana keluar dari pola yang membuat pertumbuhan sulit dipercepat,” ujar Burhanuddin.

Sebagai upaya keluar dari inersia tersebut, menurutnya, dibutuhkan keberanian kebijakan, penguatan kelembagaan, serta peningkatan kualitas koordinasi lintas sektor.

"Kepercayaan terhadap institusi dan konsistensi arah kebijakan menjadi fondasi penting dalam mendorong investasi, inovasi, dan keberanian mengambil risiko produktif," ujar Burhanuddin.

Sementara itu, Executive Director Prasasti Nila Marita menegaskan peran Prasasti sebagai platform kolaboratif yang mempertemukan perspektif pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam mendukung perumusan kebijakan publik yang inklusif dan berorientasi ke depan.

“Sebagai think tank, Prasasti berpegang pada tiga pendekatan utama: rekomendasi yang data-driven, berbasis kolaborasi, dan berorientasi pada solusi. Melalui forum ini, kami ingin membangun pemahaman bersama mengenai tantangan dan peluang ekonomi Indonesia, serta mendorong pertukaran gagasan yang tidak hanya konstruktif, tetapi juga aplikatif,” ujar Nila.

Prasasti menyelenggarakan Prasasti Economic Forum 2026 sebagai ruang dialog strategis untuk membahas arah perekonomian Indonesia di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Forum ini menjadi momentum penting untuk memperdalam diskusi mengenai tantangan struktural ekonomi nasional, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis menuju pertumbuhan yang lebih berkelanjutan.

Prasasti menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi lintas sektor dalam mendukung proses perumusan kebijakan ekonomi yang berbasis data dan berorientasi solusi.

Baca juga: Standard Chartered proyeksi pertumbuhan ekonomi RI 5,2 persen di 2026

Baca juga: Lembaga Prasasti: Pemerintah perlu perkuat mitigasi risiko bencana

Baca juga: Prasasti nilai dana ke bank bareng paket stimulus dorong pertumbuhan

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article