INDEF ingatkan pemilihan pejabat OJK baru harus berbasis meritokrasi

1 day ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Bagi pasar, yang utama bukan nama, tetapi proses pemilihan yang transparan dan berbasis meritokrasi,

Jakarta (ANTARA) - Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M Rizal Taufikurahman menekankan pentingnya pemilihan yang transparan berdasarkan prinsip meritokrasi untuk pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang baru.

Ia mengatakan, kriteria ideal pejabat pengganti yang dibutuhkan untuk meredam sentimen negatif di pasar modal saat ini adalah figur yang independen, teknokratis, dan memahami risiko sistem keuangan secara utuh.

“Bagi pasar, yang utama bukan nama, tetapi proses pemilihan yang transparan dan berbasis meritokrasi,” ucap M Rizal Taufikurahman saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Sabtu.

Ia menuturkan, para pejabat pengganti nantinya harus memiliki rekam jejak profesional, minim konflik kepentingan, serta kredibilitas yang dipercaya luas oleh pelaku pasar. Namun, ia tidak mau berspekulasi terkait siapa yang nantinya akan terpilih.

Baca juga: CORE sarankan Ketua OJK baru harus sosok berani

“Bagi pasar, yang utama bukan nama, tetapi proses pemilihan yang transparan dan berbasis meritokrasi,” katanya.

Rizal menyatakan, menentukan pengganti sejumlah petinggi OJK yang mundur pada Jumat (30/1) kemarin merupakan langkah yang paling mendesak untuk dilakukan agar dapat mengembalikan kepastian dan kepercayaan pasar, daripada langsung membuat terobosan kebijakan.

Ia menilai, pasar perlu diyakinkan bahwa fungsi pengawasan, penegakan aturan, dan perlindungan investor tetap berjalan normal serta independen.

“Komunikasi yang jelas dan konsisten menjadi kunci, agar pelaku pasar tidak berspekulasi dan sentimen negatif tidak berkembang lebih jauh,” ujarnya.

Baca juga: Pengamat: Pasar butuh kejelasan arah usai mundurnya petinggi OJK-BEI

Pada Jumat sore (30/1), Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi, serta Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK I.B. Aditya Jayaantara menyampaikan pengunduran diri dari jabatan masing-masing.

Malam harinya, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara juga turut menyatakan pengunduran diri dari jabatannya.

Dalam pernyataan resmi OJK, pengunduran diri itu disebut merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung terciptanya langkah pemulihan pasar modal domestik usai terkoreksi tajam imbas dari pengumuman MSCI terkait review dan rebalancing saham-saham di Indonesia.

Baca juga: OJK: Pengunduran diri Mirza Adityaswara tak pengaruhi tugas regulator

Baca juga: Wakil Ketua OJK Mirza Adityaswara turut mundur dari jabatan

Pewarta: Uyu Septiyati Liman
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article