TNI Diduga Pukul Warga yang Konvoi Bawa Bendera GAM

1 month ago 40
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

PERSONEL Tentara Nasional Indonesia (TNI) diduga melakukan kekerasan terhadap warga yang konvoi membawa bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Aceh Utara pada Kamis, 25 Desember 2025.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Aksi kekerasan itu terekam video dan diunggah akun Instagram @acehspeakup dan @acehworldtimes pada Jumat, 26 Desember 2025. Dalam video tersebut tentara berpakaian loreng memukul demonstran dengan tangan, ujung senapan laras panjang, popor senjata laras panjang, dan tendangan kaki di samping truk konvoi pada malam hari.

Ketua Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Aceh Azharul Husna mengatakan pemukulan itu terjadi saat konvoi sampai di depan kantor Bupati Aceh Utara. “Lalu ada tindakan represif dari TNI,” kata Husna saat dihubungi pada Jumat, 26 Desember 2025.

Konvoi itu terdiri dari para pemuda yang menuangkan kekecewaan atas penanganan bencana oleh pemerintah pusat. Mereka membawa atribut bendera bulan bintang khas GAM. 

Pembubaran ini, kata Husna, bukan pertama kali. Pekan lalu juga sempat ada penyisiran terhadap truk pembawa bantuan yang menggunakan atribut GAM.  

“Yang kami sesali kekerasan. Ketika terjadi kekecewaan tentu bukan kekerasan yang diharapkan terjadi. Seharusnya diselesaikan secara humanis,” kata dia.

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Freddy Ardianzah menyesalkan narasi dan video viral yang menyudutkan institusi TNI. 

“TNI menyayangkan beredarnya video/konten yang memuat narasi tidak benar dan mendiskreditkan institusi TNI. Informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan dan berpotensi menyesatkan publik,” kata Freddy.

Freddy mengatakan penyisiran konvoi terjadi mulai 25 Desember siang sampai 26 Desember dini hari. Razia gabungan dengan Polri dilakukan untuk mencegah konvoi eks kombatan GAM dan antisipasi pembentangan bendera bulan bintang yang dipasang di tiang bambu dan ikat di kendaraan roda empat. 

“Dengan jumlah massa konvoi sekitar 600 orang untuk menuju ke Kabupaten Aceh Tamiang,” kata Freddy. 

Saat pembubaran terjadi gesekan antara aparat keamanan dan massa konvoi di Lhokseumawe. Freddy mengklaim ada provokasi massa terhadap aparat keamanan yang sedang melakukan razia dengan mendorong hingga memukul aparat keamanan.

Walhasil, Kapolres Kota Lhokseumawe dan Dandim 0103 ikut jadi korban pemukulan oleh massa. “Setelah dilakukan pendekatan secara persuasif serta mediasi diperoleh kesepakatan damai antara massa konvoi dan aparat gabungan.”

Freddy mengatakan TNI dan pemerintah daerah serta aparat akan terus mengutamakan pendekatan dialog, persuasif, dan humanis untuk meredam potensi konflik, menjaga stabilitas keamanan, serta memastikan masyarakat Aceh dapat fokus pada pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi pascabencana.

“TNI menyayangkan beredarnya video/konten yang memuat narasi tidak benar dan mendiskreditkan institusi TNI. Informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan dan berpotensi menyesatkan publik,” kata dia. 

Read Entire Article