Ankara (ANTARA) - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian bahwa Ankara siap menjadi mediator antara Amerika Serikat dan Iran untuk meredakan ketegangan di kawasan tersebut, menurut pernyataan kepresidenan Turki pada Jumat.
"Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melakukan percakapan telepon dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian," kata kantor tersebut.
Kedua pemimpin membahas hubungan bilateral antara Turki dan Iran, serta meningkatnya ketegangan militer di kawasan tersebut.
"Selama percakapan tersebut, Presiden Erdogan menekankan bahwa Turki siap menjadi mediator antara Iran dan Amerika Serikat untuk mengurangi ketegangan dan menyelesaikan masalah," imbuh pernyataan itu.
Erdogan juga mengumumkan bahwa berikutnya pada hari itu dia akan menyambut Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, yang sedang berkunjung ke Turki.
Sebelumnya, sejumlah sekutu AS di Timur Tengah seperti Qatar, Arab Saudi, dan Oman telah membujuk Presiden AS Donald Trump untuk menghindari serangan terhadap Iran, demikian dilaporkan News Nation awal bulan ini dengan mengutip sumber-sumber terkait.
Negara-negara Teluk tersebut meminta Trump untuk “memberi Iran kesempatan.”
Protes meletus di Iran pada akhir Desember 2025 di tengah kekhawatiran atas meningkatnya inflasi yang dipicu oleh melemahnya mata uang lokal, rial Iran.
Di beberapa kota di Iran, protes berubah menjadi bentrokan dengan polisi ketika para demonstran meneriakkan slogan-slogan yang mengkritik pemerintah. Terdapat laporan mengenai korban di kalangan aparat keamanan maupun para demonstran.
Pada akhir Desember, Trump mengatakan ia akan mendukung serangan baru terhadap Iran jika Teheran berupaya melanjutkan pengembangan program rudal dan nuklirnya. Kemudian, di tengah gelombang protes di Iran, Trump mengancam negara tersebut dengan serangan besar jika ada demonstran yang terbunuh.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: AS kerahkan jet F-35A ke Eropa di tengah ketegangan dengan Iran
Penerjemah: Katriana
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.




















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4876580/original/060174300_1719475554-WhatsApp_Image_2024-06-27_at_14.43.12_5b0bb18e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375889/original/010623500_1759985600-iPhone.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355540/original/097533400_1758342203-G0_TgSNW8AADM8o.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4761237/original/024623800_1709539502-Redmi_Note_13__Redmi_Note_13_5G____Redmi_Note_13_Pro_5G.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4771619/original/057522300_1710365375-AP24073748713069.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5426573/original/010179100_1764310098-zudan.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441882/original/082873800_1765519967-Epic_Games_Store.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382972/original/082317200_1760610037-Apple-iPad-Pro-M5_02.jpg)


English (US) ·