Venezuela kecam upaya AS hentikan perdagangannya dengan Kuba

1 day ago 4
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Kota Meksiko (ANTARA) - Venezuela menolak perintah eksekutif pemerintah Amerika Serikat yang menjatuhkan sanksi terhadap negara-negara yang mempertahankan perdagangan yang sah mereka dengan Kuba.

"Setiap tindakan yang membatasi atau mensyaratkan pertukaran barang dan jasa, serta kebebasan negara untuk secara berdaulat menentukan mitra dagangnya, merupakan pelanggaran hukum internasional dan prinsip-prinsip mendasar yang mengatur perdagangan global," kata Menteri Luar Negeri Yvan Gil.

Pada Kamis, Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif pengenaan tarif tambahan pada impor dari negara-negara yang memasok minyak ke Kuba, dan menyatakan keadaan darurat nasional, dengan dalih ancaman keamanan nasional yang diduga berasal dari Havana.

Baca juga: Venezuela: Serangan AS tewaskan 83 orang, termasuk 32 warga Kuba

Caracas mengatakan perdagangan bebas adalah landasan hubungan ekonomi antara negara-negara merdeka dan tidak boleh tunduk pada paksaan apa pun yang menghambat pertukaran barang dan jasa secara bebas.

Venezuela menyatakan solidaritasnya terhadap rakyat Kuba dan menyerukan komunitas internasional bertindak bersama guna menanggulangi konsekuensi kemanusiaan yang dapat timbul akibat agresi tersebut.

"Menganggap Kuba sebagai ancaman terhadap keamanan nasional AS adalah hal yang tidak masuk akal dan menimbulkan ancaman serius terhadap eksistensinya sebagai sebuah negara," demikian kesimpulan pemerintah Venezuela.

Sumber: Sputnik

Baca juga: AS pertimbangkan blokade total minyak terhadap Kuba

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article